Tampilkan postingan dengan label Kelas IV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelas IV. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Desember 2016

Pekerjaan yang menghasilkan barang dan jasa

By Dhan Tama | At 23.47 | Label : | 2 Comments
Setiap hari manusia memenuhi kebutuhan hidupnya, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya setiap orang harus bekerja. Modal utama seseorang untuk bekerja adalah kemauan, pendidikan, dan keterampilan. Jenis pekerjaan mereka bermacam-macam, ada yang menghasilkan barang dan ada pula yang menghasilkan jasa. Kebutuhan pokok adalah kebutuhan yang harus segera di penuhi dan tidak bisa di tunda, misalnya, makan, minum, pakaian, membeli alat-alat kebutuhan sekolah dan sebagainya, untuk memperoleh semua kebutuhan tersebut diperlukan uang.

Untuk memperoleh uang, orang harus bekerja, bermacam- macam jenis pekerjaan yang di tekuni seseorang. Ada pekerjaan yang menghasilkan barang dan ada pekerjaan yang menghasilkan jasa. Pekerjaan yang menghasilkan barang di sebut produksi atau pekerjaan yang menghasilkan barang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pekerjaan yang menghasilkan jasa adalah pekerjaan yang menghasilkan jasa yang di butuhkan masyarakat atau menawarkan jasa.

Pekerjaan adalah sebuah kegiatan aktif yang dilakukan manusia yang menghasilkan barang atau jasa. Ketika seseorang sedang bekerja sangat diperlukan semangat kerja. Semangat kerja mencerminkan kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan. Seseorang yang memiliki semangat kerja tinggi akan memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Dengan semangat kerja, pekerjaan akan lebih cepat diselesaikan dan berhasil dengan baik
  • Semangat kerja yang tinggi mendorong seseorang untuk bekerja dengan hati-hati dan teliti
  • Semangat kerja memudahkan seseorang meraih suatu prestasi
  • Dengan semangat kerja, produktivitas akan meningkat
  • Semangat kerja dapat membentuk seseorang menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan pantang menyerah.

Orang yang bekerja harus memiliki semangat yang tinggi. Ciri-ciri orang yang memiliki semangat kerja meliputi sebagai berikut:
  • Bekerja keras dan memiliki rasa tanggung jawab. Seorang pekerja keras memiliki semangat yang tinggi dalam bekerja. Orang akan bekerja sungguh-sungguh dan tidak mengenal putus asa dan selalu berusaha memperoleh yang terbaik. Setiap pekerjaan dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.
  • Disiplin. Disiplin adalah mematuhi aturan yang berlaku. Orang yang memiliki semangat tinggi dalam bekerja memiliki kedisiplinan yang tinggi. Ia akan disiplin dalam menggunakan waktu bekerja dan menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Dengan disiplin yang tinggi pekerjaan akan terselesaikan tepat waktu.
  • Jujur. Jujur artinya berkata dan berperilaku apa adanya. Jika merasa tidak mampu, ia akan bertanya kepada orang yang lebih tahu. Jika mampu, ia akan melaksanakan tugas itu dengan kesungguhan dan penuh ketelitian. Orang yang memiliki sikap jujur akan dipercaya oleh orang lain.
  • Menghargai waktu. Mereka akan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Jika ada waktu yang luang, maka akan digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat.

Salah satu hal yang membedakan antara pekerjaan yang menghasilkan barang dan jasa adalah adanya bentuk barang yang dihasilkan. Pada pekerjaan yang menghasilkan barang terdapat barang baru yang merupakan hasil pengolahan dari bahan yang ada. Sedangkan pada pekerjaan yang menghasilkan jasa tidak ada barang baru yang dibuat. Misalnya pekerjaan seorang montir hanya memperbaiki barang yang sudah ada.

1. Pekerjaan yang Menghasilkan Barang
Barang atau benda yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari ternyata dibuat oleh orang-orang yang ahli dalam pembuatan barang tersebut. Barang adalah benda-benda yang berwujud, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Berikut ini beberapa jenis pekerjaan yang menhasilkan barang.

a. Tukang Kayu
Tukang kayu adalah orang yang bekerja mengolah kayu menjadi barang yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka dapat membuat lemari, meja, kursi, membangun rumah, maupun benda-benda lain dengan kayu. Banyak tukang kayu yang memilih untuk berfokus pada satu bidang saja misalnya tukang kayu yang membuat perabot rumah tangga dan yang membuat rangka bangunan, seperti kusen untuk jendela atau peti kayu untuk pengapalan.
jenis pekerjaan
b. Nelayan
Nelayan adalah orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan atau hewan lainnya yang hidup di laut. Perairan yang menjadi daerah penangkapan ikan nelayan ini dapat merupakan perairan tawar, payau maupun laut. Di Indonesia para nelayan biasanya bermukin di daerah pinggir pantai atau pesisir laut. Nelayan kita masih banyak nelayan yang menggunakan peralatan yang sederhana dalam menangkap ikan, sedangkan nelayan di negara-negara maju biasanya menggunakan peralatan modern dan kapal yang besar yang dilengkapi teknologi canggih. Hasil tangkapan nelayan antara lain berbagai jenis ikan dan udang, serta hewan laut lainnya.

c. Pengrajin Bambu
Pengrajin bambu adalah orang yang membuat dan menjual kerajinan bambu. Barang-barang yang dihasilkan oleh para pengrajin bambu antara lain perabot rumah tangga seperti merja dan kursi serta barang-barang hiasan yang terbuat dari bambu. Para pengrajin biasanya memanfaatkan bambu yang ada di sekitar mereka.

d. Petani Sayur
Petani sayur adalah orang yang bekerja menanam sayur-sayuran. Sayuran yang mereka tanam antara lain kobis, kangkung, bayam, dan lain sebagainya. Cara penanamanya beragam, ada yang menggunakan cara tradisional dan ada yang menggunakan teknologi yang sudah modern. Para petani sayur tradisional menanam sayuran di lahan mereka. Para petani sayur yang sudah modern mereka menggunakan teknik hidroponik. Teknik hidroponik adalah budidaya menanam sayuran dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.

2. Pekerjaan yang Menghasilkan Jasa
Jasa adalah suatu barang yang tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Pekerjaan yang menghasilkan jasa adalah pekerjaan yang hasil pekerjaanya bisa di nikmati dan dirasakan oleh orang lain. Jenis pekerjaan ini menghasilkan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat lainnya. Kita membutuhkan pendidikan, layanan kesehatan, layanan transportasi, dan lain-lain. Berikut ini beberapa jenis pekerjaan yang menghasilkan jasa.

a. Guru
Guru merupakan jenis pekerjaan yang menghasilkan jasa karena seorang guru bekerja untuk mengajar, mendidik, dan membimbing siswa. Hasil dari pekerjaan seorang guru dapat dilihat pada perubahan yang terjadi dalam diri siswa, seorang siswa yang sebelum bersekolah tidak bisa membaca, menulis, dan berhitung. Setelah didik oleh seorang guru mereka dapat membaca, menulis, dan berhitung. Atas jasa yang diberikan oleh guru, guru mendapatkan imbalan berupa gaji yang ia terima setiap bulannya.

b. Dokter
Dokter merupakan pekerjaan yang menghasilkan jasa karena dokter bekerja untuk membantu memeriksa kesehatan pasien  dan menyembuhkan pasien. Selain itu seorang dokter juga melakukan pemeriksaan pada pasien untuk mendiagnosa penyakit pasien secara cepat dan memberikan terapi secara cepat dan tepat. Hasil pekerjaan yang dilakukan oleh seorang dokter dapat diamati melalui perkembangan kesehatan soerang pasien. Seorang pasien yang tadinya mengalami sakit, setelah diperiksa dan diobati oleh dokter menjadi sehat kembali. Atas jasa yang diberikan oleh dokter tersebut dokter mendapat imbalan berupa gaji dari pemerintah jika dokter tersebut seorang Pegawai Negeri Sipil.

c. Polisi
Polisi merupakan pekerjaan yang menghasilkan jasa karena polisi bertugas untuk menjaga, mengayomi dan melindungi keamanan masyarakat. Hasil pekerjaan yang dilakukan oleh seorang polisi antara lain ketertiban dan keamanan masyarakat terjamin. Polisi lalu lintas bertugas mengatur kelancaran lalu lintas di jalan raya, berkat bantuan polisi lalu lintas jalan menjadi lancar dan tidak terjadi kemacetan. Atas jasa yang diberikan oleh seorang polisi, polisi tersebut mendapat imbalan berupa gaji yang ia terima setiap bulannya.

d. Montir
Montir adalah orang yang pekerjaanya memperbaiki kendaraan bermotor, seperti sepeda motor, mobil dan alat-alat yang menggunakan mesin lain. Montir biasanya bekerja di bengkel sendiri atau bengkel orang lain. Hasil pekerjaan dari seorang montir antara lain kendaraan yang tadinya rusak setelah diperbaiki oleh montir dapat berjalan normal kembali. Montir memperoleh imbalan setelah memperbaiki kendaraan yang di perbaikinya.
Sikap yang harus dimiliki oleh seorang pekerja adalah jujur karena jika tidak jujur, ia akan merugikan dirinya dan orang lain, selain itu, ia pun tidak akan dipercaya oleh orang lain. Selain jujur, seorang pekerjapun harus harus memiliki sikap bekerja keras, disiplin dan bertanggung jawab. Alasannya karena dengan bekerja keras, disiplin dan bertanggung jawab, maka hasil yang diperoleh akan lebih maksimal.

Perilaku hidup sehat di sekolah

By Dhan Tama | At 22.32 | Label : | 3 Comments
Ayo coba ingat, apakah setelah bermain, melakukan kegiatan dan memegang uang, bola, kelereng kamu selalu mencuci tangan? Mungkin kamu lupa atau malas melakukannya trus kamu langsung aja memegang makanan.

Kamu perlu tahu, kuman atau bakteri mudah menempel pada tangan yang kotor (tidak dicuci) sehingga makanan yang kamu pegang bisa ikut terkena kuman atau bakteri yang bisa menyebabkan sakit perut.

Agar sehat, berikut ini beberapa hal yang harus kamu lakukan:

1. Cuci Tangan
Cara cuci tangan yang baik adalah dengan menggunakan sabun dan air bersih mengalir karena kuman mudah menempel di kedua telapak tangan, terutama di bawah kuku jari.

Selalu cuci tangan pakai sabun dan air bersih mengalir pada saat:
  • Sebelum dan sesudah makan.
  • Sesudah melakukan kegiatan (berolah raga, memegang uang, memegang binatang, berkebun, dll) dan memegang sarana umum (seperti pegangan bis, gagang pintu, dll).
  • Sesudah buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK).

Pesan utama:
Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir setiap kali tanganmu kotor.

2. Kuku Pendek dan Bersih
Kuku yang panjang dan kotor bisa menjadi tempat bersarangnya kuman penyakit dan telur cacing. Maka, kamu harus menjaga kuku selalu pendek dan bersih.

Pesan utama:
Potonglah kuku minimal 1 kali seminggu dengan pemotong kuku dan hindari kebiasaan mengigit kuku.

3. Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK) Menggunakan Jamban (WC) Sehat
Satu lagi yang nggak kalah penting nih, kalo kamu buang air besar atau buang air kecil harus di jamban (WC) sehat ya… kenapa?

Dengan buang air besar dan air kecil di jamban, kamu tidak mencemari lingkungan dan bisa menjaga lingkungan tetap bersih, sehat dan tidak berbau. Lingkungan yang tidak bersih dan bau bisa mendatangkan lalat atau serangga yang membawa kuman penyebab diare, tifus (seringkali disebut tifes) juga cacingan. Tentunya kamu nggak mau sakit kan?

Pesan utama:
Siramlah jamban sampai bersih setiap kali habis BAB / BAK.

4. Membuang Sampah Pada Tempat Sampah
Kuman penyebab penyakit diare, tifus, dan cacingan, senang sekali hidup pada tempat yang kotor. Agar lingkungan bersih, sehat, dan indah, kamu harus selalu buang sampah pada tempat sampah yang tertutup.

Tempat sampah yang baik adalah tempat sampah yang tertutup.

Pesan utama:
Buanglah sampah dengan cara memisahkan:
  • sampah basah (organik) seperti: sisa makanan dan daun-daunan, yang bisa diolah kembali menjadi pupuk kompos.
  • sampah kering (non organik) seperti: plastik, kertas, bungkus makanan, yang bisa diolah kembali menjadi benda-benda yang bermanfaat.

5. Memeriksa Jentik-Jentik
Jentik-jentik asalnya dari telur nyamuk yang bisa menularkan penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD), malaria, kaki gajah, dan chikungunya. Maka dari itu, perhatikan lingkunganmu dan selalu periksa apakah ada jentik atau tidak agar kamu terhindar dari penyakit DBD.

Pesan utama:
Periksalah bak mandi, pot bunga dan tempat yang bisa menampung air minimal satu kali seminggu untuk mencegah pertumbuhan jentik menjadi nyamuk dewasa.

6. Kantin Sehat Di Sekolah
Kamu pasti suka jajan kan? Tidak semua makanan yang warna dan penampilan menarik serta enak itu sehat lho.... makanya jajanlah di kantin sehat sekolah.

Pesan utama:
  • Pilihlah makanan yang terbungkus atau diletakkan di tempat tertutup, sehingga bebas dari debu, lalat, kecoa dan tikus serta kuman penyebab penyakit diare, tifus, hepatitis, dll.
  • Pilihlah makanan yang tidak mengandung pengawet, pewarna, penyedap dan pemanis buatan agar terhindar dari bahaya keracunan bahan-bahan kimia.
Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. BLOG CAGUR - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Blog Bamz